Logo Saibumi

Kisah Inspiratif Seorang Prajurit Petarung Beruang Hitam, Sukses Berbudidaya Ikan Tawar
Marinir

Kisah Inspiratif Seorang Prajurit Petarung Beruang Hitam, Sukses Berbudidaya Ikan Tawar

Foto : ist

Saibumi.com (SMSI), Pringsewu - Menjadi seorang Prajurit TNI khususnya Marinir merupakan anugrah juga amanah yang patut disyukuri. Selain menjadi abdi negara yang berdinas di Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam, Koptu Marinir Bambang Irawan juga merupakan seorang wirausaha bidang budidaya ikan air tawar.

Disela-sela waktu senggangya seusai berdinas, dengan sumber daya alam yang cukup melimpah timbul inspirasi untuk membudidayakan ikan air tawar.

Keberadaan lahan yang cukup luas memotivasi Kopral Satu Marinir Bambang Irawan bersama 30 warga untuk membentuk kelompok tani ikan air tawar (pokdakan).

Keberhasilannya dalam budidaya ikan air tawar ini mendapatkan apresiasi dari Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Nawawi.

Dalam rangka praktik program ketahanan pangan masyarakat maritim tahun 2020 bidang perikanan, kolam budidaya ikan milik Koptu Marinir Bambang mendapat kunjungan resmi dari dinas tempatnya mengabdi.

Komandan Brigif 4 Mar/BS diwakili oleh Paspers Brigif 4 Mar/BS Letkol Mar Munsif dan perwira dijajarannya serta Danyonif 9 Marinir Letkol Mar James Munthe M.Tr (Hanla) secara langsung meninjau tempat budidaya ikan air tawar tersebut.

Koptu Mar Bambang Irawan (40), bapak tiga anak menekuni bisnis sebagai pembudidaya ikan air tawar di rumahnya, di Tirtasari I, Desa Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Selain berbisnis dan menjadi abdi negara, Koptu Mar Bambang Irawan juga akrab disapa Pak Kadus di desanya, karena sehari-harinya menjadi pengajar di Pusat Pelatihan Kelompok tani ikan air tawar (posakan) "Sumber Rejeki" Kabupaten Pringsewu.

Di depan para peserta pelatihan yang terdiri dari 30 personel Marinir Gabungan Brigif 4 Mar/BS dan para kelompok tani binaanya, ia berbagi pengalaman dan suka dukanya hingga sukses menjadi pembudidaya ikan air tawar yang kini telah memiliki 20 petak kolam ikan.

Ia menerangkan bahwa mengawali budidaya ikan air tawar ini pada 1997 sebelum menjadi seorang anggota Marinir.

“Saya sudah mulai sebelum saya jadi Marinir, dulu saya wirausaha sebagai pedagang ikan keliling di desa,” ujarnya saat menyampaikan materi pada pertemuan, Kamis (17/9/20)

Selanjutnya setelah menjadi seorang prajurit TNI AL dan bergabung di Korps Marinir pada tahun 2001, Koptu Mar Bambang menerima kehormatan untuk Satgas Rencong Sakti Nangroe Aceh Darusalam (NAD) operasi Darurat Sipil.

“Dengan bermodal gaji sebagai Prajurit Marinir yang rajin saya sisihkan, alhamdulillah, sekarang boleh dibilang berhasil menjadi pembudidaya ikan air tawar dan dari awal tiga kolam sekarang saya punya dua puluh,” tambahnya.

Letkol Marinir James Munthe, M.Tr (Hanla) selaku Danyonif 9 Marinir mengaku bangga pada sosok Koptu Mar Bambang Irawan yang dengan tekun dan ulet mampu meraih kesusksesan.

Dalam amanahnya mengatakan kisah Koptu Mar Bambang Irawan dapat dijadikan wawasan dan motivasi untuk terus berusaha dan berinovasi sehingga dapat mensejahterakan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Mari kita jadikan wawasan untuk para prajurit Beruang Hitam untuk terus berinovatif melalui talenta dari masing-masing pribadi agar mampu menjadi pelopor sekaligus memprakarsai usaha-usaha masyarakat di sekelilingnya sehingga bermanfaat untuk kesejahteraan dan mendongkrak ekonomi,” tegas Danyonif 9 Marinir.

Laporan reporter saibumi.com

BACA JUGA: Pemkab dan Satgas COVID-19 Lamsel Lakukan Operasi Yustisi

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA